GPP Pekaloa Pertanyakan Komitmen Perusahaan yang Terkesan Lamban Menindaklanjuti Kesepakatan Demo

Kojam.id-luwu timur/ Pekaloa  Gerakan Pemuda Pekaloa (GPP) kembali angkat suara terkait lambatnya respons perusahaan terhadap surat kesepakatan yang dibuat saat aksi demonstrasi pada tanggal 20-oktober-2025. Hingga hari ini, perusahaan dinilai belum menunjukkan itikad baik maupun langkah konkret sebagaimana telah dijanjikan di hadapan massa aksi.

Perwakilan GPP menyampaikan bahwa pihaknya telah menunggu dengan penuh kesabaran, namun tidak ada perkembangan berarti dari perusahaan. Padahal, kesepakatan tertulis yang dibuat saat aksi tersebut seharusnya menjadi dasar untuk segera menuntaskan persoalan yang disuarakan masyarakat Pekaloa.

“Kami sudah memberikan waktu yang cukup. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut, tidak ada komunikasi yang jelas, dan tidak ada realisasi dari komitmen perusahaan,” ujar salah satu juru bicara GPP.

GPP menilai sikap pasif perusahaan dapat memicu kembali ketegangan di lapangan, sebab masyarakat menuntut transparansi dan penyelesaian sesuai perjanjian. Mereka juga mengingatkan bahwa kesepakatan yang lahir dari aksi demo bukan hanya formalitas, melainkan tanggung jawab moral dan sosial perusahaan kepada warga sekitar.

“Kami berharap perusahaan segera merespons sebelum kepercayaan masyarakat benar-benar hilang. Jika diam terus, kami siap mengambil langkah lanjutan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku,” tegas GPP.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan belum memberikan keterangan resmi maupun klarifikasi terkait alasan keterlambatan tersebut.