Mamasa-Kojam.id/ Program cetak sawah baru merupakan inisiatif pemerintah pusat untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dengan mengembangkan lahan sawah baru targetnya 3 juta hektar hingga tahun 2029 tujuan nya meningkatkan produksi pangan nasional ,memperkuat ketahanan pangan ,meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.dan mengurangi ketergantungan pada impor pangan .
Kabupaten Mamasa Provinsi Sulbar salah satu daerah yang mendapatkan bantuan proyek percetakan sawah baru dari dinas pertanian Provinsi Sulbar tahun 2025 sekitar 300 hektar telah di realisasikan dimana dinas pertanian mengusulkan 1000 hektar dan walhasil di acc cuma harus bertahap selanjutnya 600 hektar rencananya di laksanakan tahun 2026 tapi kami belum berkontrak “ujar Bennard SP. ” PLT Kadis pertanian Mamasa kepada wartawan Selasa 10/2/2026 saat di wawancarai di ruang kerjanya ‘
menurut kepala Dinas pertanian” percetakan sawah baru’melalui mekanisme yang terstruktur “Dinas pertanian. Provinsi Sulawesi Barat KPA (kuasa pengguna anggaran) dinas pertanian Mamasa PPK (pejabat pembuat komitmen) dan pelaksana kegiatan pihak TNI (Kodim ) yang mengerjakan pembukaan lahan,pembangunan infrastruktur seperti irigasi dan jalan serta peran TNI sebagai pendamping dalam proses pengolahan lahan dan Budi daya tanaman padi di lahan sawah baru “metode kerjanya ada swakelola,e katalog dan kontraktual ,sementara yang di lakukan sistem swakelolah ,progres nya baru mencapai 20 persen dari 300 hektar 64 hektar lahan yang sudah terbuka di harapkan sampai bulan Maret 2026 bisa rampung untuk tahap pertama Tim SID (survei investigasi. desain )Unhas di tunjuk pihak Kementrian pertanian terlibat di dalam nya .” ‘lanjut kadis “ada 3 kecamatan yang menjadi target percetakan sawah baru yakni Sespa,Tallungkalua,dan Mamasa kami di proyek ini hanya melakukan pengawasan pelaksanaan kegiatan .
Dia menambahkan ” ‘bahwa luas lahan persawahan yang ada di Mamasa sekitar 13 ribu hektar informasi nya dari penyuluh yang bertugas di setiap kecamatan kalau dari BPS 9000 hektar perbandingan nya sangat jauh dari dari data dinas pertanian ,”kami ingin menyatukan persepsi dengan BPS terkait data riil di lapangan sehingga tidak ada perbedaan yang signifikan “Pungkas nya ⁰.
harapan saya sebagai kepala dinas pertanian bagaimana percetakan sawah baru yang begitu mulia pemerintah pusat berikan kepada masyarakat Mamasa supaya proyek percetakan sawah baru di Mamasa mencapai target yang optimal dapat mensejahterakan petani,lahan persawahan dapat bertambah “tingkat perekonomian meningkat imbuh nya (Ani Hasan )











