Enrekang-Kojam.id/ Program Pemerintah pusat dari kementrian PKP yaitu BSPS ( Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) untuk mewujudkan kan program nasional 3 juta rumah bersubsidi oleh presiden Prabowo yang merupakan Asta cita
BSPS bertujuan meningkatkan kwalitas rumah tidak layak huni .yang menjangkau kabupaten kota dengan target tahun 2026 sebanyak 400.000 rumah tidak layak huni .di seluruh Indonesia
Kabupaten Enrekang salah satu daerah yang mendapatkan bantuan bedah rumah sebanyak 50 unit dari 5 kecamatan penerima manfaat masing-masing kecamatan 10 unit RTLH sementara kepala Dinas Suparman ST mengusulkan kepusat di kementrian Perumahan dan kawasan permukiman sejumlah 500 unit “dengan harapan setiap tahun dapat akomodir “.
Saat di wawancarai di ruang kerjanya kepada wartawan mengatakan Kamis 3 April 2026 program BSPS sementara di sosialisasikan oleh fasilitator dan sudah dilakukan verifikasi oleh tenaga pendamping dari balai “tugas kami hanya mengusulkan kepusat fasilitator dan tenaga pendamping yang ber urusan dengan penerima.bantuan sebesar 20 juta per unit rumah tetapi bukan berbentuk uang tunai melainkan bahan yang akan mereka terima dengan nilai 17 juta 500 ribu rupiah dalam bentuk material ,sudah ada toko bahan bangunan yang di tunjuk untuk pengadaan bahan-bahan pembangunan bedah rumah “sambil melakukan sosialisasi harga ungkap Suparman “.
Lanjut Kadis Perkimtan selain bantuan kementrian PKP BSPS ada juga dari Prov Sulsel untuk kelurahan lakawan sebanyak 10 unit tinggal.menunggu realisasi nya
di tengah efisiensi anggaran dinas Perkimtan hanya 200 juta dalam APBD pokok saya berharap semoga usulan yang saya ajukan kepusat untuk bedah rumah 500 unit dapat di realisasikan sesuai target mudah-mudahan pembangunan nya berjalan lancar dengan dukungan masyarakat melalui swadaya .papar nya .(Ani Hasan )











